Apa itu mikroskop dan fungsinya

Apa itu mikroskop dan apa itu fungsinya? Mungkin pertanyaan ini sempat terbersit di benak Anda. Ini wajar lantaran benda satu ini tidak dapat digunakan di kehidupan sehari-hari dan tidak digunakan oleh sembarang orang. Sehingga tidak semua orang mengetahui seperti apa mikroskop.

Pengertian dan Fungsi Mikroskop

Apa itu mikroskop dan apa itu fungsinya? Untuk mendapatkan jawaban tersebut, perlu diuraikan dahulu terkait pengertian, fungsi, bagian-bagiannya, hingga macam dari mikroskop.

Mikroskop merupakan salah satu alat optik yang berguna untuk melihat benda-benda berukuran mikro atau sangat kecil. Tentu saja ukuran benda atau makhluk hidup tersebut begitu kecil dan tidak dapat dilihat dengan kasat mata. Sehingga dibutuhkan alat optik seperti mikroskop.

Dinamakan alat optik lantaran menggunakan prinsip cahaya dalam sistem kinerja mikroskop ini. Alat ini digunakan untuk membantu dalam melihat dan mengamati benda-benda ukuran mikro agar dapat terlihat oleh mata dengan bantuan lensa yang ada pada mikroskop. Dengan bantuan mikroskop, bayangan dari benda yang diamati akan dapat diperbesar hingga puluhan kali lipat mulai dari 40 kali lipat, 100 kali lipat sampai 1000 kali lipat.

Bahkan tidak hanya mikroskop optik saja, karena terkini ada mikroskop elektron yang mampu melakukan perbesaran bayangan benda hingga 1 juta kali dari ukuran sesungguhnya. Biasanya mikroskop ini digunakan oleh mereka yang membutuhkan untuk penelitian akan benda mikro atau praktikum biologi di sekolah.

Macam dan Bagian-bagian Mikroskop

Lebih lanjut mengenai apa itu mikroskop dan apa itu fungsinya, berikut beberapa penjelasan terkait jenis mikroskop beserta bagian-bagiannya.

Macam Mikroskop

Mikroskop cahaya

Sesuai dengan namanya, cahaya menjadi sumber energi dari prinsip kerja mikroskop cahaya ini. Jenis mikroskop ini merupakan yang pertama kali ditemukan dan biasanya kerap digunakan pada laboratorium sekolah.

Mikroskop cahaya ini terdiri dari dua macam lensa, yaitu objektif dan okuler. Dengan dukungan tiga lensa objektif dan sebuah lensa okuler, mikroskop cahaya mampu memberikan perbesaran hingga 1000 kali dari ukuran aslinya.

Mikroskop elektron
Mikroskop jenis ini bisa dikatakan lebih canggih daripada mikroskop cahaya. Pasalnya mikroskop ini mengandalkan elektron sebagai sumber energi.

Berbeda dari mikroskop cahaya yang menggunakan lensa, mikroskop ini memanfaatkan magnet.
Perbesaran bayangan yang dapat dihasilkan mikroskop elektron ini bisa mencapai angka 1 juta kali ukuran asli benda yang diamati. Sementara itu, ada dua jenis mikroskop bersumber dari elektron ini, yaitu mikroskop elektron scanning dan transmisi elektron.

Bagian-bagian Mikroskop

Bagian Optik
Bagian optik mikroskop ini meliputi lensa okuler, lensa objektif, diafragma, kondensor, hingga cermin. Terdapat tiga lensa objektif pada mikroskop dengan perbasaran masing-masing 10 kali, 40 kali, hingga 100 kali. Lensa inilah yang ada di dekat objek yang akan diamati.

Sementara lensa okuler memiliki peran memperbesar kembali bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif.
Cermin pada mikroskop berfungsi sebagai penerima dan memantulkan cahaya yang diterima.

Kondensor sendiri memiliki fungsi dalam pengumpulan cahaya yang dipantulkan cermin dan memusatkannya ke objek benda.

Sedangkan diafragma menjadi pengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk dan mengenai objek.

Bagian Non-optik atau Mekanik

Pada bagian mekanik mikroskop terdiri dari revolver, tabung mikroskop, lengan mikroskop, makrometer, mikrometer, meja benda, dan kaki mikroskop yang memiliki fungsi masing-masing.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa mikroskop merupakan salah satu alat optik yang menggunakan prinsip cahaya pada cara kerjanya. Dengan begitu, mikroskop akan membantu melihat dan mengamati benda-benda berukuran mikro yang tidak dapat dilihat kasat mata manusia.

Benda berukuran mikro akan dapat diperbesar bayangannya hingga 1000 kali dengan bantuan mikroskop. Jadi, kini semua pertanyaan terkait apa itu mikroskop dan apa itu fungsinya telah terjawab melalui uraian artikel ini bukan?

Tinggalkan komentar